Guru PAI se-Kabupaten Brebes Dapat Penguatan Kompetensi di Era Digital Bersama Dua Guru Besar UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon
Brebes, 31 Oktober 2025 — Dalam rangka meningkatkan kompetensi guru menghadapi tantangan digitalisasi pendidikan, Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Brebes menggelar Pelatihan Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dengan tema “Penguatan Kompetensi Guru dalam Rangka Menghadapi Era Digital”, bertempat di Hotel Grand Dian Brebes, Jumat (31/10/2025).
Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber utama dari UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, yaitu:
- Prof. Dr. H. Sugiyanto, S.H., M.H., dan
- Prof. Dr. Abdul Aziz, S.Ag., S.M., M.Ag.
Keduanya merupakan Guru Besar yang berpengalaman dalam bidang hukum, ekonomi, dan pengembangan sumber daya manusia berbasis digital.
Dalam paparannya, Prof. Sugiyanto menyoroti arah kebijakan pendidikan nasional melalui Asta Cita Presiden Prabowo, yang salah satu fokus utamanya adalah peningkatan kompetensi guru untuk membentuk generasi emas Indonesia. Ia menekankan bahwa guru harus mampu menjadi penggerak perubahan di tengah transformasi digital, dengan terus memperkuat karakter, profesionalitas, dan literasi digital.
“Asta Cita menegaskan bahwa kualitas pendidikan bergantung pada kualitas guru. Karena itu, guru dituntut tidak hanya melek teknologi, tetapi juga memiliki integritas dan dedikasi tinggi dalam membimbing peserta didik di era digital,” ujar Prof. Sugi.
Sementara itu, Prof. Abdul Aziz memaparkan pentingnya pemanfaatan teknologi digital dalam meningkatkan kompetensi guru menjadi sosok edupreneur yang produktif, kreatif, dan inovatif. Ia menjelaskan bahwa guru di abad ke-21 harus mampu mengintegrasikan empat kecerdasan utama secara seimbang, yaitu:
- IQ (Intellectual Quotient) – kecerdasan berpikir dan penguasaan teknologi pembelajaran;
- EQ (Emotional Quotient) – kecerdasan emosional dalam membangun komunikasi efektif;
- AQ (Adversity Quotient) – kemampuan bertahan dan beradaptasi terhadap perubahan digital; dan
- SQ (Spiritual Quotient) – kecerdasan spiritual dalam menjaga nilai etika dan moral dalam proses belajar-mengajar.
“Guru tidak cukup hanya pandai mengajar, tetapi juga harus mampu menciptakan peluang dan inovasi baru dalam pembelajaran digital. Dengan begitu, guru menjadi sosok edupreneur yang menginspirasi dan memberdayakan,” ungkap Prof. Aziz.
Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Brebes, Caridah, S.Pd., M.Pd., yang diwakili oleh Kepala Bidang Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan/PPTK Dindikpora kabupaten Brebes Siwi Sitoresmi, S.Pd., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada para narasumber dan peserta. Ia berharap kegiatan ini dapat menjadi momentum peningkatan kompetensi dan motivasi bagi para guru PAI agar lebih siap menghadapi era pembelajaran berbasis teknologi.
Kegiatan ini diikuti oleh ratusan guru PAI dari berbagai sekolah di Kabupaten Brebes dan berlangsung interaktif, penuh semangat, serta sarat inspirasi menuju guru profesional, kreatif, dan berdaya saing di era digital.